Jumat, 17 Desember 2010

Trik untuk Menjadikan presentasi Power Point lebih menarik dan Efektif

     Mungkin Anda sudah familiar dengan presentasi dengan menggunakan Microsoft Power Point. Banyak presentasi mungkin sudah tergolong bagus, namun mungkin juga Anda masih merasa kurang efektif. Berikut ini beberapa trik yang bisa dipertimbangkan ketika membuat presentasi menggunakan Power Point.

  1. Menambah foto yang banyak di slide. Dengan banyaknya gambar, mungkin terkesan
    ramai, namun justru jika tidak ada gambar, informasi yang akan disampaikan menjadi
    kurang jelas. Namun, tidak semua orang menyukai visual, ada juga yang menyukai audio,
    atau keduanya. Anda dapat membuat slide presentasi Anda dapat dinikmati oleh berbagai
    karakter tersebut. 
  2. Menambah border foto atau informasi di desain slide. Dengan menambah border atau
    garis atau bingkai di gambar Anda, maka akan memberikan kesan efektif dan bisa
    menarik simpati viewer. Sesuaikan juga warnanya dengan warna foto. Jika doto berwarna
    kuning dan hijau di sekitarnya, maka bordernya bisa berwarna kuning gelap atau kuning
    terang. Intinya adalah membuat warna yang match dengan foto.
  3. Menambah background di slide. Dengan background, maka slide akan tampak menarik
    dan atraktif, daripada hanya berlatar belakang warna putih. Warna background juga
    membuat presentasi lebih powerful, menimbulkan dimensi yang dalam. Backgroud bisa
    bertekstur terang atau gelap, gradasi shade, atau warna yang berbeda dengan border
    gambar.
  4. Lebih humoris. Untuk menambah kelucuan, Anda bisa menambah animasi, sehingga
    orang yang melihatnya tidak bosan atau terlalu serius. Anda juga dapat membuat animasi
    yang akan tampil di slide berikutnyam, setelah tertampil text.
  5. Menambah audio di slide. Mungkin sebagian orang tidak menyukai suara dan noise
    dalam slide presentasi. Namun, sebenarnya hal ini penting untuk membuat presentasi
    menjadi efektif. Bebrapa sound sudah terdapat dalam software Microsoft Power Point.
    Hal ini akan membuat viewer belajar mengenai visual dan audio, sekaligus tentunya
    memberikan penghargaan kepada presentasi Anda.
  6. Menambah roll film di slide. Hal ini adalah sentuhan final dan khusus untuk presentasi
    Anda. Di Power Point terdapat tool credit yang memudahkan Anda untuk membuat film.
    Anda dapat membuat roll up credit dengan gabungan fitur animasi, sehingga tampak
    seperti film. Penambahan animasi seperti filmini akan membuat presentasi Anda tampak
    professional.
Memutar Video Clip di Power Point
     Jika Anda ingin membuat presentasi atau slideshow, dan Anda memiliki file FLV atau flash, maka Anda dapat menampilkan video clip atau animasi dalam presentasi Power Point Anda. File FLV merupakan format file dalam Adobe Flash. Berikut beberapa langkah untuk menyisipkan clip atau animasi dalam Power Point.
  • Pastikan Anda mengecek versi dari Adobe Flash Player dan menginstall-nya ke computer.
  •  Setelah Anda menginstall, pastikan Anda telah menyimpan file .FLV sebagai .SWF. Jika Anda tidak memiliki Adobe Flash, maka Anda membutuhkan software converter untuk mengubah file FLV ke SWF.
  • Buka Power Point, dan simpan dalam dokumen baru. Buatlah slide baru untuk video.
  • Pilih “View” dari menu bar di bagian atas, kemudian “Toolbar” dari menu drop down dan “Visual Basic”, dan kemudian box dialog pop-up kecil akan muncul
  • Klik icon “Control Toolbox”, yang berbentuk seperti palu dan kunci inggris, kemudian box dialog pop-up kecil akan muncul.
  • Klik icon “More Control”, yang berbentuk seperti palu dan kunci inggris dengan tiga titik di depannya. Kemudian akan muncul drop dwon list dengan urutan abjad dari format. Scroll ke bawah list tersebut hingga Anda melihat “Shockwave Flash Object”.
  • Buatlah gambar box persegi di slide dengan kurson mouse, yang berubah menjadi garis kecil. Klik kanan box tersebut dan pilih “Properties”.
  • Ubahlah properties dalam tab Alphabetical sebagai “Embed Movie:” menjadi “True” dan “Loop:” menjadi “False”. Hal ini akan menjalankan film dalam slideshow. Kemudian ketik pada “Movie:” berupa path dari file SWF dalam folder atau lokasi dimana Anda menyimpan file tersebut.
  • Anda dapat mengecek file SWF yang Anda masukkan, kemudian Anda dapat memutar slideshow preview di Power Point.
Tips Insert dan Edit File PDF di Power Point
Jika Anda ingin dalam presentasi Power Point Anda, Anda ingin meletakkan file PDF, maka Anda membutuhkan sebuah PDF editor. Salah atu PDF editor yang diulas di artikel ini adalah Ghostscript.

1. Download Ghostscript dan viewer-nya di http://www.ghostscript.com/awki.
    Ghostscript merupakan software open source yang gratis untuk didownload.

2. Install Ghostscript, dan simpan file PDF yang ingin Anda edit. Kemudian buka
    viewer Ghostscript, lalu ckick “Open”.

3. Pilih file PDF yang ingin Andaedit dan click “Open”. Lalu ke menu File dan pilih “Convert”.

4. Ambil pilihan “Jpeg” dalam pilihan “device” di jendela Convert. Kemudian set resolusinya menjadi 300. Pilih halaman yang ingin Anda edit dari list Pages. Pilih lokasi untuk menyimpan gambar, dan click “OK”.

5. Jalankan Power Point, dank e “Page Setup” dalam menu File.

6. Edit tinggi slide menjadi 11 dan lebar 8.5.

7. Click tab “View” dan scroll ke bawah ke “Master”. Pilih “Slide Master”. Ulangi
    hal ini untuk semua halaman.

8. Masukkan file PDF yangtelah diubah menjadi gambar jpeg. Buatlah kotak dalam
    slide di sekitar form.

9. Click “Insert” dan pilih “Text Box”. Lalu ketiklah informasi dalam text box.

10. Anda dapat mencetak form PDF atau menyimpannya dalam sebuah file untuk
      email atau cetak dokumen.


Source : dari berbagai sumber

0 comments:

Posting Komentar